PROFIL GAMBARAN UMUM GRATITUDE PADA SISWA MA AL-RAHMAN TASIKMALAYA: ANALISIS DESKRIPTIF
DOI:
https://doi.org/10.51875/jiegc.v6i02.980Keywords:
Gratitude, Student, AdolescnetAbstract
Tekanan psikososial yang dialami remaja selama proses perkembangan mereka, termasuk tuntutan akademis, hubungan sosial, dan dinamika keluarga, dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis siswa. Dalam konteks ini, rasa syukur merupakan faktor psikologis positif yang penting, karena membantu siswa menafsirkan pengalaman hidup dengan cara yang lebih adaptif. Tingkat rasa syukur yang rendah dapat meningkatkan kerentanan siswa terhadap masalah emosional dan perilaku maladaptif. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Partisipan terdiri dari 288 siswa yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan Skala Rasa Syukur dengan koefisien reliabilitas α = 0,915. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk meneliti distribusi tingkat rasa syukur siswa. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa dikategorikan memiliki tingkat rasa syukur yang tinggi, diikuti oleh tingkat sedang dan rendah. Temuan ini menyoroti pentingnya memetakan tingkat rasa syukur siswa sebagai dasar untuk merencanakan layanan bimbingan dan konseling preventif dan perkembangan untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa.









