KEAUTENTIKAN QIRA’AT PERSPEKTIF ORIENTALIS

Kritik Terhadap Pemikiran Ignaz Goldziher)

Authors

  • Setio Budi UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Muhammad Muflihin UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Mohamad Toha Institut Pesantren K.H Abdul Chalim Mojokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51875/attaisir.v4i1.212

Keywords:

qira’at, orientalis, Ignaz Goldziher

Abstract

Tulisan ini akan memaparkan keautentikan qira’at prespektif Ignaz Goldziher. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui motif apa yang digunakan Ignaz bahwa qira’at itu tidak autentik. Padahal satu-satunya bukti keautentikan qira’at adanya jalur isnad atau periwayatan yang mutawatir dari generasi ke generasi yang tidak berdusta serta kuat hafalannya, sehingga keutuhan dan keaslian al-Qur,an tetap terjaga. Menggunakan penelitian library research (studi kepustakaan) hasil penelitian menunjukkan bahwa problem utama yang mendasari pemikiran Ignaz Goldziher mengenai keautentikan qira’at adalah berawal dari  penggunaan harakat dan tanda titik yang menyebabkan perbedaan bacaan. Sehingga pembahasan tersebut menjadi alat tuduhan bahwasannya al-Qur’an tidaklah autentik. Selain itu Ignaz menganggap bahwa qira’at adalah produk manusia.

Published

2023-06-15

How to Cite

Budi, S., Muflihin, M., & Toha, M. (2023). KEAUTENTIKAN QIRA’AT PERSPEKTIF ORIENTALIS: Kritik Terhadap Pemikiran Ignaz Goldziher). AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.51875/attaisir.v4i1.212