DOA DAN IBADAH SEBAGAI STRATEGI KOPING TERHADAP STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA GENERASI Z DALAM MENGHADAPI TEKANAN AKADEMIK
DOI:
https://doi.org/10.51875/jiegc.v6i02.801Keywords:
Academic Stress, Religious Coping, Prayer And Worship, Generation Z Students, Higher EducationAbstract
Stres akademik merupakan tantangan umum di kalangan mahasiswa Generasi Z karena beban akademik yang berat dan tenggat waktu yang ketat. Meskipun penelitian sebelumnya telah banyak mengkaji strategi mengatasi stres melalui agama menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian yang mengeksplorasi bagaimana mahasiswa secara subyektif mengalami doa dan ibadah sebagai strategi mengatasi stres masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran doa dan ibadah dalam mengelola stres akademik di kalangan mahasiswa Gen Z di UIN Palangka Raya menggunakan pendekatan studi kasus ganda kualitatif. Tiga mahasiswa dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa stres akademik terutama dipicu oleh beban tugas kuliah yang berat dan tenggat waktu yang singkat, yang menyebabkan kecemasan dan kelelahan emosional. Doa dan ibadah, khususnya salat, muncul sebagai strategi mengatasi stres utama yang mendorong regulasi emosi, kedamaian batin, dan ketahanan spiritual. Studi ini juga menemukan bahwa strategi mengatasi stres melalui agama seringkali terintegrasi dengan strategi praktis seperti manajemen waktu dan dukungan sosial. Temuan ini menawarkan wawasan kualitatif baru tentang pengalaman hidup mahasiswa Gen Z dan menyoroti pentingnya mengintegrasikan dukungan berbasis spiritual ke dalam layanan konseling akademik.









