GAMBARAN FENOMENA PROKRASTINASI PADA MAHASISWA DAN SOLUSI PENANGANAN MENGGUNAKAN CBT
DOI:
https://doi.org/10.51875/jiegc.v6i02.767Keywords:
Students, Procastination, Cognitive Behaviour TherapyAbstract
Mahasiswa diwajibkan menyelesaikan tugas akademik sebagai bagian dari proses pembelajaran. Prokrastinasi akademik mengacu pada penundaan atau kegagalan menyelesaikan tugas akademik dalam batas waktu yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tingkat prokrastinasi mahasiswa, (2) mengeksplorasi alasan mahasiswa cenderung melakukan prokrastinasi, dan (3) menawarkan solusi melalui Terapi Perilaku Kognitif (CBT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 21 mahasiswa Bimbingan dan Konseling di Griya Counseling Pancawaskita yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria: (1) mahasiswa aktif dan (2) pernah mengalami prokrastinasi akademik. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert berdasarkan indikator Ferrari dkk. Hasil penelitian menunjukkan variasi tingkat prokrastinasi mahasiswa: sangat tinggi (14,3%), tinggi (23,8%), sedang (33,3%), rendah (19,1%), dan sangat rendah (9,5%). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas (57,1%) cenderung berada dalam kategori sedang hingga tinggi.









